Kategori: Dakwah Singkat

Tokoh-tokoh Pendidikan Islam Paling Termasyur di Indonesia, Ini Daftarnya

Siti Walidah lahir pada 3 Januari 1872. Ia merupakan istri dari KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Sejak Muhammadiyah berdiri, ia mendukung perjuangan suaminya melalui perannya mengusahakan pendidikan berupa pengajian untuk kaum wanita di beberapa kampung, seperti Kauman, Lempuyangan, Karangkajen dan Pakualaman. Siti Walidah juga menaruh perhatian besar kepada para buruh perempuan di unit usaha batik Kauman. Ia mengajarkan para buruh pengetahuan agama, membaca, dan menulis, melalui pengajian yang diadakan setelah maghrib.

Siapapun Boleh Masuk, Pintu Muhammadiyah Longgar?

Karena kondisi di lapangan seakan Muhammadiyah bervariasi dalam nafas geraknya, ada yang memang getol dengan hanya mengaktifkan kegiatan masjid saja, tidak mau membesarkan AUM, ada yang mobilitas dalam menggerakkan organisasi sangat kuat, tapi minimalis dalam aktivitas masjid. Begitu mudahnya, siapapun boleh masuk.

Tipe Kader Muhammadiyah, Anda Masuk yang Mana?

AUM yang dulunya kecil, sambung dia, pasti awalnya ada kader-kader yang berjuang dengan totalitas. Kader Muhammadiyah harus totalitas jiwa, semangat, dan waktunya. ”Orang Muhammadiyah tidak sekadar berkorban raganya, tetapi juga jiwa dan materi. Jiwa perjuangan harus dimiliki kader Muhammadiyah,” tegas dia.

Muhammadiyahfobia

Sangat disayangkan dalam usianya yang menginjak lebih dari satu abad, kehadiran Muhammadiyah mendapat penolakan dari kelompok intoleran, bahkan sebagian besar mengaku Muslim. Kehadiran Muhammadiyah di tengah masyarakat Kristen, Katolik di Papua, NTT, Sulawesi Utara, dan sebagainya tidak dipermasalahkan. Kehadiran Muhammadiyah justru banyak mendapat penolakan di sebagian basis umat Islam, sebagaimana di Banyuwangi Jawa Timur dan Bireun Aceh. Aneh tapi nyata, fakta tapi nyaris sulit dipercaya. Kehadiran masjid Muhammadiyah bukan hanya sarana ibadah, lebih lanjut terbukti bisa menjadi pusat muamalah pendidikan, sosial, kesehatan bahkan perekonomian. 

Lima Pesan Rasulullah kepada Kita

Rasulullah mengajarkan agar kita justru banyak tersenyum. Tersenyum saja cukup tidak perlu tertawa terbahak-bahak. Bahkan senyuman yang tulus lahir dari ketulusan hati merupakan sedekah kepada lainnya. Senyum yang tulus menunjukkan hatinya selalu dalam kondidi jernih, sehingga mudah bersedekah dengan senyuman. Berbeda dengan orang yang hatinya keras dan kaku, akan teras sulit memberikan senyumannya, kalau toh ada senyuman kadang agak dipaksakan. 

Islam adalah Agama Keseimbangan

Pradana Boy menjelaskan kesadaran tentang hakikat kehidupan. Hidup di dunia adalah permainan. Dunia adalah persiapan. Kesadaran tentang keseimbangan. Kesadaran tentang tujuan hidup. Kesadaran tentang kesementaraan dunia. Kesadaran tentang keterbatasan manusia. Konsistensi laku dan ucapan.

Begini Desain Internasionalisasi Muhammadiyah Tahun 2112

Ahmad Norma Permata akhirnya membagikan Desain Internasionalisasi Muhammadiyah 2112 alias Muhammadiyah Abad ke-3. “Tidak perlu terbebani, jalan masih panjang. Estafet silih berganti. Yang penting kita menjadi bagian perjalanan ini! Teman-teman adalah pioneer Muhammadiyah abad ke-3,” imbaunya.

Al-Quran Lebih Berharga daripada Dunia

Kajian tafsir al-Quran hampir terjadwal di masjid-masijid. Tapi bagaimana respon kaum Muslimin terutama kaum mudanya? Hampir yang mendatangi kajian tafsir ini adalah mereka yang sudah usia lanjut. Oleh karena itu perlu digiatkan kembali oleh pengurus masjid agar generasi muda Islam tertarik lagi untuk memakmurkan masjid di lingkungannya. 

Kiai di Muhammadiyah, Siapa Saja Mereka?

PWMU.CO– Peran kiai di Muhammadiyah telah dilembagakan maka kiai tak lagi perlu. Tegasnya peran kiai telah diambil oleh Majelis Tarjih sebagai institusi yang memegang otoritas keagamaan yang dilembagakan.