Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan tentang perkembangan kasus COVID-19 khususnya varian Omicron di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/1/2022). Presiden Joko Widodo menyampaikan kasus penularan COVID-19 varian Omicron akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan, namun demikian Joko Widodo meminta seluruh masyarakat tidak panik dan tetap menjaga protokol kesehatan serta mengurangi aktivitas yang tidak perlu. ANTARA FOTO/Biro Pers dan Media Setpres/Handout/wsj. (Biro Pers)

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi kemajuan Indonesia. Oleh karenanya, pelayanan pendidikan harus tersebar secara merata hingga ke seluruh daerah. “Pembangunan SDM adalah fondasi untuk Indonesia Maju. Karena itu, pelayanan pendidikan harus tersebar secara merata di seluruh penjuru Tanah Air,” ujar Jokowi saat meresmikan Politeknik Dr. Aloysius Benedictus Mboi, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (24/3/2022) sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

“Bisa diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, baik di kawasan perbatasan, sampai dengan pulau-pulau terdepan, dan juga memiliki kualitas yang baik,” lanjutnya. Presiden menuturkan, pendidikan menjadi kunci perubahan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik dan dapat menggerakkan ekonomi suatu daerah. Sebab pendidikan dan keterampilan bisa menjadi bekal dalam memperoleh pekerjaan yang layak sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga. Selain itu dapat serta menggerakkan ekonomi daerah. Jokowi menuturkan, dengan keberadaan kampus di daerah, salah satunya Politeknik Ben Mboi diharapkan keterampilan anak-anak muda dapat terus meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri dan dunia usaha. “Dengan bekal pendidikan dan pelatihan operasional di politeknik ini kita akan memiliki anak-anak muda yang terampil, yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” kata Jokowi. “Selain itu, bagi yang menjadi wirausaha juga akan bisa menciptakan lapangan kerja baru,” ucap Presiden,” lanjut kepala negara.

Di samping itu, Jokowi juga berharap agar kehadiran kampus Politeknik Ben Mboi mampu menciptakan talenta-talenta unggul yang mencintai Tanah Air. Presiden pun meminta agar seluruh civitas academica dapat bekerja keras untuk memenuhi harapan masyarakat tersebut. “Agar dapat memenuhi harapan masyarakat dan bisa melahirkan talenta-talenta hebat di Atambua, di Belu, maupun di NTT dan lebih luas lagi di negara kita Indonesia,” tutur Presiden.

Sumber dari: nasional.kompas.com 25 Maret 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *