SAMPAIKAN SIKAP: Komisaris Arema FC Tatang Dwi Arifianto menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang terimbas secara tidak langsung dari tragedi Kanjuruhan. – Suharto / Radar Malang

Arema

Arema slotgacor889 FC terus mendapatkan sorotan dengan tidak bergulirnya Liga 2 dan Liga 3. Singo Edan disebut-sebut sebagai biang kerok penyebab dua kompetisi itu tidak terlaksana. Banyak pihak yang mengungkapkan kalau tidak ada kelalaian di laga melawan Persebaya 1 Oktober 2022 lalu, semua akan baik-baik saja.

FC terus mendapatkan sorotan dengan tidak bergulirnya Liga 2 dan Liga 3. Singo Edan disebut-sebut sebagai biang kerok penyebab dua kompetisi itu tidak terlaksana. Banyak pihak yang mengungkapkan kalau tidak ada kelalaian di laga melawan Persebaya 1 Oktober 2022 lalu, semua akan baik-baik saja.

Mengenai situasi persepakbolaan saat ini, Manajemen Singo Edan mengaku legawa menerima semua kritikan. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf. ”Arema FC tak pernah berhenti untuk meminta maaf kepada pihakpihak yang secara langsung maupun tidak langsung terkena imbas dari musibah yang terjadi di Kanjuruhan,” kata Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto.

Tatang mengaku bila klubnya tidak pernah ikut campur dalam keputusan menggulirkan kompetisi. ”Kami tidak memiliki kewenangan langsung terkait keputusan berlanjut atau tidaknya sebuah liga,” tuturnya. Menurut pria asal Pasuruan itu, keputusan ada di rapat Komite Eksekutif yang berlangsung di Kantor PSSI di Gelora Bung Karno Arena, Kamis lalu (12/1).

Kepada koran ini, Tatang juga memastikan bila pihaknya terus berjuang untuk keberlangsungan proses hukum tragedi Kanjuruhan. ”Atas nama klub Arema FC terkait musibah Kanjuruhan kami memohon maaf, dan kini kami terus istiqamah berjuang untuk mendapat keadilan dan objektifnya proses hukum,” tandasnya. (gp/by)

Sumber dari : radarmalang.jawapos.com 14 Januari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *