Seorang warga menunjukkan buah durian yang siap dimakan (FOTO: Dokumen/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Musim durian tiba. Di tepi jalan raya dan pasar buah, banyak ditemukan pedagang buah durian. Di Probolinggo, Jawa Timur, event Festival 1 Abad NU yang digelar di alun-alun kota setempat, turut menyertakan acara obral durian.

Durian dikenal sebagai raja darslotgacor889i segala buah. Sesuai namanya, buah durian dipenuhi duri dengan aroma buah yang menyegat. Ia berasal dari wilayah Asia Tenggara dan termasuk dalam tumbuhan tropis.

Di Indonesia, banyak daerah penghasil durian. Termasuk Provinsi Jawa Timur yang menghasilkan 290 ton buah durian sepanjang tahun 2021 berdasarkan Publikasi Jawa Timur Dalam Angka 2022 dari Badan Pusat Statistik atau BPS Jawa Timur.

Buah durian sebanyak itu, dihasilkan dari 33 kabupaten dan kota. Artinya, hanya ada 5 kota yang tak menghasilkan durian. Yaitu Kota Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Madiun, dan Kota Surabaya.

Selebihnya, semua daerah di Jawa Timur menghasilkan durian. Meski ada yang hanya menghasilkan 1 kwintal dalam kurun waktu setahun.   

Nah, di antara 33 kabupaten dan kota di Jawa Timur penghasil durian, mana saja 5 daerah yang jadi produsen terbanyak? Berikut rinciannya.

Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan menghasilkan 108.382 ton buah durian sepanjang tahun 2021. Produksi sebanyak itu, dihasilkan dari 13 kecamatan di daerah yang dihuni oleh 1.615.420 jiwa penduduk tersebut.

Meliputi Kecamatan Lumbang, Pasrepan, Puspo, Tutur, Purwodadi, Kejayan, Purwosari, Prigen, Surorejo, Gondangwetan, Rejoso, Winongan, dan Kecamatan Grati.

Di antara 13 kecamatan itu, Kecamatan Lumbang dan Pasrepan menjadi penghasil buah durian terbanyak sepanjang 2021. Kecamatan Lumbang menghasilkan 622.418 kwintal, sementara Pasrepan menghasilkan 140.548 kwintal buah durian.

Kabupaten Malang

Kabupaten Malang menghasilkan 59.783 ton buah durian sepanjang tahun 2021. Dari 33 kecamatan di Malang, 29 di antaranya merupakan penghasil durian. Kecuali Kecamatan Kalipare, Lawang, dan Kecamatan Singosari.

Dari 29 kecamatan penghasil buah durian di Malang, Kecamatan Poncokusumo dan Dampit menjadi penghasil terbanyak. Pada 2021, Poncokusumo menghasilkan 203.339 kwintal. Sedangkan Dampit menghasilan 194.686 kwintal buah durian.

Kabupaten Trenggalek

Kabupaten Trenggalek menghasilkan 17.869 ton buah durian sepanjang tahun 2021. Dari 14 kecamatan di Trenggalek, sembilan di antaranya merupakan penghasil durian. Kecuali Kecamatan Pule, Karangan, Gandusari, Trenggalek, dan Kecamatan Bendungan.

Dari sembilan penghasil buah durian di Trenggalek, Kecamatan Watulimo dan Panggul menjadi penghasil terbanyak. Pada 2021, Kecamatan Watulimo menghasilkan 15.605,16 ton. Sedangkan Panggul menghasilkan 1.230 ton.

Kabupaten Ponorogo

Kabupaten Ponorogo menghasilkan 17.801 ton buah durian sepanjang tahun 2021. Durian di Ponorogo dihasilkan dari delapan kecamatan. Meliputi Kecamatan Ngebel, Pulung, Ngrayun, Slahung, Sambit, Sooko, Pudak, dan Kecamatan Jenangan.

Dari delapan penghasil durian tersebut, Kecamatan Ngebel, dan Pulung menjadi penyumbang terbanyak. Sepanjang 2021, Ngebel menghasilkan 71.162 kwintal. Sedangkan Pulung menghasilkan 70.322 kwintal.

Kabupaten Probolinggo

Kabupaten Probolinggo menghasilkan 17.334 ton buah durian sepanjang tahun 2021. Produksi sebanyak itu, dihasilkan dari tujuh kecamatan di daerah yang dihuni oleh 1.15 juta jiwa penduduk tersebut.

Secara berurutan, tujuh kecamatan penghasil durian di Kabupaten Probolinggo adalah Tiris, Gading, Krucil, Lumbang, Kuripan, Pakuniran, dan Kecamatan Sukapura. Pada 2020, Kecamatan Tiris mengasilkan 48.328 kwintal buah durian. Sementara Kecamatan Krucil menghasilkan 10.388 kwintal. (*)

Sumber dari : timesindonesia.co.id 17 Januari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *