Guru Teknik Mekatronika SMK Mutu Gondanglegi Raih Beasiswa Kemendikdasmen Magang Industri di Jerman

GONDANGLEGI –Habibah Eky Gumelar, S.ST, merupakan guru Teknik  Mekatronikadi SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) menorehkan prestasi meraih bea siswa magang ke luar negeri bagi guru SMK dari Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah). Pengumuman lolos beasiswa tersebut dijelaskan Habibah (24/7) 2026.

Habibah Eky Gumelar, S.ST, guru Teknik Mekatronika SMK Mutu Gondanglegi meraih beasiswa magang luar negeri Kemendikdasmen bidang teknologi manufaktur dan rekayasa di Festo Didactic SE Jerman.  

Selama tiga bulan lebih tepatnya 17 Agustus 2026-17 November 2026 nanti Habibah akan magang industry bidang teknologi manufaktur dan rekayasa di Festo Didactic SE Jerman. Secara umum program magang ini dilakukan di industry.

Menariknya, lanjut Habibah, industry atau perusahaan ini memiliki tempat pelatihan atau pendidikan vokasi. Sehingga dirinya nanti ketika magang tentang pendidikan vokasi di Jerman detailnya seperti apa.  Bahkan apa yang bakal dipelajarinya nanti juga cukup menariknya pula sebab  Perusahaan tempatnya magang industry ini (Festo) merupakan perusahaan yang mencetuskan teknologi otomasi pertama kali.

Planing Habibah usai magang nanti akan menerapkan teknologi terbaru yang ada di Jerman pada siswa jurusan Teknik Mekatronika SMK Mutu Gondanglegi. Sehingga para siswa mengetahui Teknik Mekatronika yang asli itu seperti apa dari negara penemunya yaitu Jerman.

Habibah lantas menjelaskan materi seleksi program magang ke luar negeri bagi guru SMK ini diantaranya administrasi, Bahasa Inggris, interview dengan pihak Festo, pengalaman mengajar, kendala, serta motivasi ikut program magang, serta setelah program magang selesai apa yang akan dilakukan.

Planning Habibah saat magang industry di Jerman ini selesai tentu saja akan menerapkan teknologi terbaru yang ada di Jerman pada siswa jurusan Teknik Mekatronika SMK Mutu Gondanglegi. Sehingga para siswa mengetahui Teknik Mekatronika yang asli itu seperti apa dari negara penemunya yaitu Jerman. Tentu saja menyesuaikan fasilitas yang ada.

Tampak Habibah ketika mengajar Teknik Mekatronika pada siswa SMK Mutu Gondanglegi.

“Apa saja teknologi mekatronika yang sudah di update, bagaimana siswa vokasi yang ada di Jerman belajarnya seperti apa. Sedikit banyak akan saya terapkan di sekolah. Tentu saja menyesuaikan alat dan bahan yang tersedia di sekolah,” ujar alumni Politeknik Elektro Negeri Surabaya jurusan Elektro Industry ini. (humas/don)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
0 Shares
Tweet
Share
Pin
Share