Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi meninjau fasilitas Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik yang berlokasi di Jalan Raya Permata No 7, Kembangan, Kecamatan Kebomas, Senin (11/7/22) siang. 

Kunjungan dadakan itu terwujud usai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Drs Mohammad In’am MPdI mengungkapkan harapannya kepada pria yang akrab disapa Prof Haedar. Yakni ada kesempatan berkunjung ke GDM di tengah kehadirannya selama sehari di Kota Pudak. 

Usai meresmikan Masjid al-Khoory Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) KH Faqih Oesman dan mengisi Penguatan Kemuhammadiyahan di UMG, Prof Haedar langsung bertolak ke GDM. Dia tak berkunjung sendirian. 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Dr Saad Ibrahim MA, Anggota Komisi X DPR RI Prof Dr Zainuddin Maliki MSi, dan Rektor UMG Dr Eko Budi Leksono ST MT ikut mendampingi. Di sana, hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Idha Rahayuningsih MPsi beserta wakilnya Sri Wahyuni SAg MPd. 

Kunjungan singkat tersebut sempat Prof Haedar ceritakan saat malam harinya dia lanjut meresmikan Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. “Saya dan Pak Saad Ibrahim mampir ke gedung PDM yang juga megah dan membanggakan sebagai gedung PDM berkemajuan,” ucapnya. 

GDM Pukau Haedar Nashir 

Prof Haedar pun melihat satu per satu sarana di Gedung Dakwah Muhammadiyah yang memang menjadi pusat pengendalian gerakan Persyarikatan di Kabupten Gresik. Mulai dari ruang kerja tata usaha, ruang istirahat tamu, ruang pimpinan, ruang rapat, dan ruang ortom. 

Di ruang pimpinan, Prof Haedar pun mencoba merasakan duduk di kursi In’am—sapaan akrab sang ketua PDM. Senyuman sumringah langsung tergambar jelas di wajah In’am melihat sang Ketum PP menduduki kursinya. Akhirnya bersama Saad Ibrahim, mereka mengabadikan momentum langka itu dengan foto bertiga di sana. 

Prof Haedar pun tak kuasa melontarkan pujian saat diajak melihat ruang rapat. Saat pintu kaca berlogo Muhammadiyah itu dibuka, tampaklah layar putih yang tertempel di salah satu dindingnya dengan meja-kursi berbentuk U mengelilinginya. “Sudah modern ini! Bisa langsung sentuh layarnya,” ungkap Prof Haedar. 

Bahkan, dia juga meninjau fasilitas Masjid at-Tanwir. “Masjid yang cukup bagus, modern,” ujarnya. Dia lantas teringat ucapan Saad Ibrahim, “Kata Ustadz Saad, ‘Masjid SMP saja megah, apalagi punya PDM!’.” 

Di akhir kunjungan kilatnya, In’am didampingi jajarannya menyerahkan sebuah cinderamata miniatur GDM Gresik. Mereka lantas foto bersama sebelum Prof Haedar dan Saad Ibrahim istirahat sejenak di Hotel Aston Inn Gresik. 

Saat Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi duduk di kursi Ketua PDM Gresik Drs Muhammad In’am MPdI (kanan) didampingi Ketua PWM Jatim Dr Saad Ibrahim MA (kiri) (Zamroni/PWMU.CO)

Pusat Pergerakan Persarikatan 

Prof Zainuddin Maliki pun menerangkan, dari situlah Persyarikatan Muhammadiyah Gresik digerakkan dengan fasilitas-fasilitas yang ada. “Di Gresik memang banyak pusat keunggulan, gerakan, dan harakah. Itu semua dikendalikan melalui GDM,” imbuhnya. 

Gerakan itu, lanjutnya, untuk mendorong masyarakat kita menjadi masyarakat yang berkemajuan. “Masyarakat yang memeluk Islam berkemajuan, tingkat literasinya bagus, kemandirian yang cukup kuat, dan bahagia memberi dan banyak manfaat dari kegiatan persarikatan ini,” terangnya. 

Dia menegaskan, Muhammadiyah itu organisasi yang memberi akar dan pondasi terbangunnya peradaban yang maju dan modern. Ini ditandai dengan majunya lembaga pendidikan, kesehatan, filantropi, pengurangan risiko bencana, gerakan kemanusiaan, dan ekonomi. 

“Meskipun disadari, gerakan ekonomi umat Islam belum kuat tetapi apa yang Muhammadiyah lakukan itu bisa memberi etos kerja yang bagus untuk tumbuh jadi kekuatan ekonomi!” tegasnya. (*) 

Sumber dari : pwmu.co 17 Juli 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *