JAKARTA – Jurusan kuliah yang langka bisa menjadi pertimbangan calon mahasiswa baru untuk mendaftar ke perguruan tinggi . Di Indonesia ada sejumlah universitas yang memiliki jurusan langka dan hanya ada satu di Tanah Air ini. Meskipun jurusan ini jarang ditemui di perguruan tinggi, namun bukan berarti lulusannya tidak mempunyai prospek kerja di masa depan. Apalagi karena lulusannya terbilang sedikit, tentu kesempatan kerjanya menjadi lebih besar. Dikutip dari laman Ruangguru, berikut ini sembilan jurusan langka dan hanya ada satu di Indonesia yang bisa menjadi rekomendasi calon mahasiswa baru.

1. Jurusan Astronomi – Institut Teknologi Bandung (ITB) ITB masih menjadi satu-satunya kampus di Indonesia yang memiliki jurusan Astronomi. Tak heran, tiap tahunnya peminat dari jurusan ini pun cukup banyak. Salah satu hal yang paling menarik dari jurusan ini adalah akses langsung untuk belajar di observatorium Bosscha yang legendaris itu. Mahasiswa akan mempelajari hal-hal seputar benda langit dengan menitikberatkan pada penerapan ilmu fisika terhadap objek di langit, sifat fisik evolusi alam semesta beserta isinya serta kosmologi (ilmu yang mempelajari tentang struktur dan sejarah alam semesta).

2. Jurusan Sastra Belanda – Universitas Indonesia (UI) Jurusan sastra memang sangat beragam, namun ternyata dari sekian banyak jurusan sastra dan bahasa hanya ada satu kampus yang membuka jurusan Sastra Belanda yaitu Universitas Indonesia. Hampir sama dengan jurusan sastra lainnya, di jurusan Sastra Belanda kamu akan belajar seputar sastra, sejarah, linguistik, dan budaya.

3. Jurusan Teknik Nuklir – Universitas Gadjah Mada (UGM) Bagi yang tertarik mempelajari ilmu nuklir sebagai sumber energi bisa memilih satu-satunya jurusan Teknik Nuklir yang ada di UGM. Calon mahasiswa dengan kemampuan Ilmu Fisika dan Matematika wajib masuk ke jurusan ini.

4. Jurusan Ilmu Keluarga dan Konsumen – IPB University IPB University ternyata punya satu jurusan unik yang mempelajari tentang pengembangan dan pemberdayaan keluarga, yaitu Ilmu Keluarga dan Konsumen. Seperti namanya, di jurusan ini kamu akan belajar tentang upaya-upaya peningkatan ketahanan keluarga, kualitas perlindungan anak, hingga pemberdayaan keluarga serta konsumen.

5. Jurusan Sains Atmosfer dan Keplanetan – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Apa bedanya jurusan ini dengan astronomi? Jurusan Sains Atmosfer dan Keplanetan sebetulnya merupakan bagian dari Ilmu Astronomi. Jika Astronomi mempelajari tentang sistem tata surya secara luas, di jurusan ini kamu akan belajar tentang ilmu yang lebih spesifik lagi. Jurusan yang baru dibuka sejak 2018 ini akan memberikan pelajaran mengenai perilaku atmosfer terhadap iklim dan cuaca di bumi dan juga interaksi antara matahari dengan planet-planet di tata surya.

6. Jurusan Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan – Universitas Airlangga (Unair)

Menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini, Unair membuka jurusan Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan. Jurusan ini membahas berbagai hal terkait robot dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Jurusan ini akan melatih mahasiswanya mempelajari konsep hingga membuat robot seperti Siri, Alexa, atau Cortana.

7. Jurusan Teknik Transportasi Laut – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dikenal sebagai negara maritim, pengelolaan dan pemanfaatan laut Indonesia yang sangat luas sangat penting untuk dipelajari. Di Teknik Transportasi Laut ITS kamu akan mempelajari tiga fokus utama yaitu pelayaran, pelabuhan dan logistik di dunia maritim. Transportasi laut memang penting untuk menyiapkan perjalanan yang aman sebagai penghubung antar pulau. Untuk itu, kamu nggak hanya akan belajar tentang hal-hal teknis saja, tetapi juga aspek politik, sosial, budaya, hingga pertahanan dan keamanan.

8. Jurusan Manajemen Industri Katering – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tertarik dengan bidang kuliner? Tak harus menjadi chef, kamu juga bisa bergelut di bidang kuliner dengan masuk ke jurusan Manajemen Industri Katering yang hanya ada di UPI. Di jurusan ini kamu akan membahas tentang manajemen operasional usaha kuliner mulai perencanaan, pengelolaan, hingga pemasaran. Kamu juga akan dibekali dengan pengetahuan dasar yang seru banget, yaitu seluk beluk kuliner dari lokal hingga mancanegara.

9. Jurusan Rekayasa Nanoteknologi – Universitas Airlangga (Unair) Dari namanya saja mungkin kamu sudah bisa menebak jika di jurusan Rekayasa Nanoteknologi kamu akan mempelajari materi berukuran nano atau sangat kecil. Materi kecil ini kemudian akan dimanipulasi hingga tercipta suatu benda baru dengan karakteristik yang sesuai dengan keinginan. Salah satu contoh produk nanoteknologi adalah pakaian berserat khusus yang membuat pemakainya bisa tetap hangat pada musim dingin. Seorang visiting fellow Dr. Che Azurahanim dari Universiti Putra Malaysia turut berkontribusi dalam menyusun kurikulum di program studi ini.

Sumber dari : edukasi.sindonews.com 7 Juni 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *