
Gondanglegi – Dalam rangka mengisi kegiatan siswa di masa pembelajaran efektif fakultatif semester genap tahun ajaran 2024/2025, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi mengadakan pekan produktif paska ujian atau PAS dengan tujuan agar siswa-siswi tetap produktif dan mendapatkan manfaat, ilmu serta wawasan selama menunggu laporan hasil belajar siswa.
Kegiatan ini berlangsung mulai hari Senin 16 s/d 21 juli 2025 di Grand Hall SMK Mutu gedung TTB lantai 6, diikuti oleh 750 siswa kelas 10 dan 700 siswa kelas 11 yang terbagi dalam dua sesi. Materi yang disiapkan meliputi materi BKK, pembinaan rohani dan keislaman, seminar bahaya miras dan narkoba, seminar wawasan kebangsaan, dan talkshow kelestarian lingkungan.

Penyampaian materi oleh Polsek Gondanglegi
Pemateri yang dihadirkan adalah pemateri internal dan eksternal, untuk materi eksternal di kesempatan ini SMK MUTU menggandeng bapak/ibu dosen universitas Muhammadiyah Malang, Polsek Gondanglegi, Koramil Gondanglegi, dan pada puncak acara akan ada kegiatan kolaborasi dengan Yamaha dengan tajuk fazzio youth project 2025 di mana dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan Yamaha untuk mencari bakat minat siswa dengan adanya lomba Yamaha Got Talent, cerdas cermat, pemilihan Duta classy, lomba Talent of fame, dan lomba menarik lainnya.
Pada hari pertama kegiatan diisi dengan sosialisasi BKK tentang peluang kebekerjaann siswa disampaikan oleh ketua BKK SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi yanen Freddy S. Pd, bagian ini bermaksud untuk memberikan wawasan bagi siswa-siswi kelas 10 dan 11 tentang tantangan dan dinamika dunia kerja serta tips dan saran agar industri cepat merekrut siswa-siswi ke dunia kerja sebelum lulus.

Penyampaian materi oleh Koramil Gondanglegi
Di hari kedua Siswa-siswi mendapatkan pembinaan rohani dan keislaman dengan materi Akhlakul Karimah yang disampaikan oleh tim ISMUBA SMK MUTU Wildatur Rasyidah, S. Pd dan Aliya, S.Pd. Dalam kesempatan ini Wilda mengajak siswa-siswi untuk membuka mata dan hati tentang pentingnya moralitas sebagai pondasi hidup dan bagaimana langkah-langkah untuk mencapai pada level tersebut,
Menginjak hari ketiga pembinaan rohani dan keislaman disampaikan oleh Fahruddin Mukhlis, S. Fil, M. IRKH dana Zulfikar, M. Pd dari UMM. Dalam materi yang disampaikan, Fahruddin menjelaskan tentang jihad edukasi dimana siswa-siswi hari ini sudah sepatutnya menjadikan ilmu dan pendidikan sebagai hal paling utama dalam hidup, karena kemajuan sebuah bangsa terletak pada kualitas manusianya, kualitas manusia ada pada kualitas pendidikannya, dan itu perlu diupayakan dengan sungguh-sungguh, yang dalam istilah lain bisa disebut sebagai jihad edukasi.

Penyampaian materi Oleh Dosen Universitas Muhammadiyah Malang
Berikutnya pada hari keempat siswa-siswi diberikan pemahaman wawasan kebangsaan dan sosialisasi bahaya miras dan narkoba oleh delegasi Koramil dan Polsek Gondanglegi.
Hadir dalam kesempatan ini Gandhy dari kamtibmas Polsek Gondanglegi dan Cahyo dari Koramil Gondanglegi.
Gandhy mengingatkan bahwa masalah miras ini adalah pintu rusaknya moralitas yang bisa berimbas pada keburukan dan kejahatan lainnya seperti kriminalitas, narkoba dan sebagainya.
Sementara Cahyo mengajak siswa-siswi untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebangsaan, karena itu adalah salah satu bahan bakar yang akan menyulut semangat siswa-siswi untuk mengisi kemerdekaan ini dengan prestasi, kontribusi nyata, dan makna mendalam dalam kehidupan sehari-hari.

