
SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi populer disebut SMK Mutu vokasi unggul utama tingkat nasional kembali menerima tamu asal Malaysia untuk melakukan silaturahmi pendidikan berkemajuan di SMK Mutu Gondanglegi yang dipimpin seorang kepala sekolah ustadz Munali, ST, M.Pd.
Menurut ustadz Munali kunjungan tamu asal Malaysia tersebut atas nama Datuk Ismail Kharim beserta istri, didampingi ustadz Said Matondang, Ketua PCM Inspiratif Kebayoran Baru Jakarta, ditemani Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Syaiful Amin. Para tamu ini dengan santai namun serius berdiskusi di Gedung Titanium SMK Mutu Gondanglegi yang memiliki tujuh lantai tersebut membahas arsitektur gedung Titanium yang megah, bagaimana cara bersekolah bagi warga negara asing khususnya Malaysia serta beberapa hal terkait pendidikan vokasi di SMK Mutu Gondanglegi.

Pemberian Buku Membangun Peradaban Gemilang kepada Datuk Ismail Kharim.
Menariknya, tandas ustadz Munali dari diskusi santai tersebut Datuk Ismail Kharim tertarik ingin menyekolahkan anggota keluarganya di Indonesia sejak pendidikan menengah. Itu sebabnya dari hasil pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, dapat ditindaklanjuti kerjasama antar lembaga, karena Datuk Ismail Kharim juga memiliki lembaga pendidikan kejuruan di Kuala Lumpur.
“Harapannya, dari SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dapat berkunjung ke Kuala Lumpur untuk menjalain kerjasama selanjutnya,” ujar ustadz Munali.

Kepala SMK Mutu Gondanglegi, ustadz Munali (kanan) foto bersama Wadek FAI UMM, Dr. Syaiful Amin.
Sekedar diketahui, selama ini SMK Mutu Gondanglegi sudah menerima siswa asal Malaysia melalui program Sekolah Indonesia Johor Baru (SIJB) yang di bawah naungan Pelaksana Fungsi Pensosbud Konsulat Jenderal RI Johor Baru. Selain itu nama SMK Mutu Gondanglegi menjadi populer di Malaysia disebabkan beberapa kali menjadi juara robotic yang diselenggarakan di Malaysia. (humas/don)

Pemberian buku Membangun Peradaban Gemilang kepada ustadz Said Matondang (Ketua PCM Inspiratif Kebayoran Baru Jakarta)

